728x90 AdSpace

Update
Diberdayakan oleh Blogger.
Jumat, 11 September 2015

10 Hewan Penjelajah luar Angkasa

1. Lalat Buah.



Lalat buah menjadi makhluk hidup pertama yang berada di luar atmosfer bumi. Dikirim pada tahun 1947, lalat-lalat buah itu berhasil pulang ke bumi dengan selamat.

2. Monyet.




Setelah sukses mengirimkan lalat buah, para ilmuwan selanjutnya melakukan percobaan pada seekor monyet. Albert adalah monyet pertama yang dikirim ke luar angkasa pada Juni 1948, sayangnya misi itu gagal. Hingga setahun kemudian dilakukan peluncuran kedua dengan seekor monyet bernama Albert II. Ia berhasil mencapai luar angkasa dengan ketinggian 133 Kilometer dari bumi, namun sayangnya Albert II meninggal karena ledakan setelah sampai di luar angkasa. Baru pada tahun 1959, seekor monyet bernama Yorick selamat kembali dari luar angkasa.

3. Tikus.



Sejak dulu tikus dikenal sebagai objek studi sains, hewan ini pun mulai dikirim ke luar angkasa sebagai pendamping Yorick si monyet. Hingga pada tahun 1961, Prancis juga mengirimkan seekor tikus bernama Hector. Tikus ini berhasil terbang setinggi 149,6 kilometer dari permukaan bumi dan berhasil kembali dengan selamat ke bumi.

4. Kucing.




Tidak puas dengan hanya meluncurkan tikus, pada Oktober 1963 Prancis mengirimkan kucing pertama ke luar angkasa. Kucing yang ditemukan di jalanan itu bernama Felix. Fotonya diabadikan di koleksi perangko beberapa tahun kemudian. Selain diabadikan sebagai perangko, namanya juga dijadikan nama sebuah film Felix the Cat.

5. Anjing.



Seekor anjing bernama Laika, menangkap perhatian dunia ketika ia diluncurkan ke orbit oleh Uni Soviet pada 3 November 1957. Sayangnya, Laika tidak berhasil bertahan sampai luar angkasa. Rasa panas dan panik membunuh dirinya. Akhirnya anjing ini meninggal 5-7 jam setelah peluncurannya.

6. Kura-Kura.



Ini dia hewan yang paling lama bertahan di luar angkasa. Pada september 1968 Uni Soviet meluncurkan rocket Zond 5 berisi 2 ekor kura-kura. Dan mereka menjadi hewan pertama yang berhasil mengelilingi Bulan. Misi selanjutnya pada November 1975, kura-kura dikirim kembali dan memecahkan rekor hewan terlama di luar angkasa yakni 90,5 hari.

7. Laba-Laba.



Pada tahun 1973, sepasang laba-laba bernama Arabella dan Anita diluncurkan ke luar angkasa. Misi dari peluncuran laba-laba ini adalah untuk mengamati bagaimana bobot dan gravitasi luar angkasa mempengaruhi konstruksi dari jaring laba-laba. Walaupun kedua laba-laba mati karena dehidrasi, tapi mereka berhasil memintal jaring. Ilmuwan mengungkapkan bahwa laba-laba di luar angkasa ternyata memiliki kesulitan dalam membuat jaring simetris dalam gravitasi nol. Jaring tersebut lebih halus daripada ketika berada di bumi.

8. Lebah.



Pada tahun 1984, astronot bernama James Van Hoften pergi ke luar angkasa bersama 3000 ekor lebah. Tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana lebah membuat sarang lebah pada gravitasi nol. Ternyata kondisi luar angkasa tidak berpengaruh dalam pembentukan sarang lebah. Para lebah berhasil membuat sarangnya sama persis seperti saat mereka berada di bumi.

9. Kadal Air.




Pada tahun 1985, 10 kadal dengan anggota tubuh yang terputus, dikirim ke luar angkasa sebagai bagian dari studi mengenai regenerasi. Hasil riset dari pengiriman kadal ini digunakan untuk memahami cedera manusia lebih mendalam.

10. Bulu Babi.




NASA menyatakan tidak pernah ada mahluk hidup yang bisa berhubungan seksual di luar angkasa. Tetapi penelitian di pesawat ulang alik Atlantis pada tahun 1997 membuktikan bahwa sel sperma berenang lebih cepat di area bebas gravitasi. Sel sperma yang diteliti adalah sperma bulu babi, mereka berenang lebih cepat di luar angkasa daripada di bumi.
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: 10 Hewan Penjelajah luar Angkasa Rating: 5 Reviewed By: Unknown