728x90 AdSpace

Update
Diberdayakan oleh Blogger.
Senin, 04 April 2016

Macam Macam Media Penyimpanan Data Komputer Dari Masa ke Masa



Macam Macam Media Penyimpanan Data Komputer Dari Masa ke Masa



Telah kita ketahui bahwa dunia ini menyimpan banyak misteri dari peradaban - peradaban kuno yang pernah eksis di bumi ini berribu - ribu tahun yang lalu, bahkan mungkin bisa lebih. Kita bisa mengetahui bahwa ada tidaknya peradaban pada waktu tertentu salah satunya adalah dengan data yang ditinggalkan mereka. Seperti gambar - gambar pada dinding goa, prasasti - prasasti, tulisan - tulisan pada papirus (media tulis yang terbuat dari kulit kayu).

Dan ternyata sejak zaman lampau itu manusia sudah memulai meninggalkan jejaknya atau meninggalkan data bahwa ia pernah tinggal di area tersebut dengan mencantumkan gambar, goresan, tulisan, atau apapun di sebuah media.

Sebagian besar media tersebut ditemukan pada masa sekarang dan dijadikan suatu motivasi bagi manusia modern untuk membuat suatu media penyimpanan yang praktis dan bisa memuat banyak informasi maupun data dalam suatu wadah yang tidak terlalu besar dan berat. Berikut media-media penyimpanan data yang berhasil manusia ciptakan.



1. Punch Card
 

Media penyimpanan yang pertama bernama Punch Card. Punch Card ini dirancang dan diperkenalkan oleh seorang tokoh bernama Basile Bouchon. Media penyimpanan ini menggunakan sebuah kertas berforasi untuk menyimpan pola yang digunakan pada kain. Sejak tahun 1725 telah dirancang sebuah media untuk menyimpan data yang diperkenalkan oleh seorang tokoh bernama Basile Bouchon menggunakan sebuah kertas berforasi untuk menyimpan pola yang digunakan pada kain. Tetapi media ini pertama kali dipatenkan untuk penyimpanan data sekitar 23 september 1884 oleh seseorang bernama Herman Hollerith.

Penemuan ini digunakan lebih dari 100 tahun hingga pertengahan 1970. Punch Card ini memiliki 90 kolom dan jumlah data yang bisa disimpan (kapasitas) di dalam media penyimpanan ini sangatlah kecil dan juga fungsi utama media ini bukan untuk menyimpan informasi atau data untuk manusia, melainkan untuk menyimpan pengaturan (setting) untuk mesin yang berbeda.



2. Punch Tape
 
Media penyimpanan selanjutnya adalah Punch Tape. Orang pertama yang mengetahui penggunaan paper tape yang biasanya digunakan untuk mesin faksimili dan mesin telegram tahun 1846 ini bernama Alexander Bain. Penggunaan paper tape yang biasanya digunakan untuk mesin faksimili dan mesin telegram. Setiap baris tape menampilkan satu karakter, tetapi karena kita bisa melipatnya dengan mudah maka media ini dapat menyimpan data secara lebih signifikan dari pada Punch Card.



3. Selectron Tube
 
Pada tahun 1946 RCA mulai mengembagkan Selectron Tube yang merupakan awal format memori komputer dan Selectron Tube terbesar berukuran 10 inci yang dapat menyimpan 4096 bits. Tetapi harga satu buah Selectron Tube ini sangatlah mahal dan umurnya pun sangat pendek di pasaran.



4. Magnetic Tape
 
Media penyimpanan ini telah digunakan pertama kali oleh IBM untuk menyimpan data pada tahun 1950-an. Sebuah roll Magnetic Tape dapat menyimpan data setara dengan 10.000 Punch Cards, fenomena ini membuat Magnetic Tape menjadi sangat populer sebagai cara menyimpan suatu data computer hingga pertengahan 1980-an.

Magnetic Tape adalah model pertama dari pada secondary memory. Tape ini juga dipakai untuk
alat input/output dimana informasi dimasukkan ke CPU dari tape dan informasi diambil dari CPU lalu disimpan pada tape lainnya. Panjang tape pada umumnya 2400 feet, lebarnya 0.5 inch dan tebalnya 2 mm. Data disimpan dalam bintik kecil yang bermagnit dan tidak tampak pada bahan plastik yang dilapisi ferroksida. Flexible plastiknya disebut mylar.



5. Compact Cassette
 
Compact cassette ini merupakan salah satu bagian dari Magnetic Tape. Media penyimpanan ini dikenalkan oleh Philips pada tahun 1963, namun tidak sampai tahun 1970 menjadi populer. Komputer - komputer, seperti ZX Spectrum, Commodore 64 dan Amstrad CPC menggunakan Compact Cassette ini atau yang lebih sering disebut dengan kaset ini untuk menyimpan data. Standar 90 menit Compact Cassette dapat menyimpan sekitar 700 Kb hingga 1 Mb dari data tiap sisinya. Jika disetarakan dengan DVD, maka data dalam Compact Casette ini dapat dijalankan selama 281 hari.



6. Magnetic Drum
 

Yang keenam ini bernama Magnetic Drum. Magnetic Drum memiliki panjang 16 inch yang bekerja 12.500 putaran per menit (12.500RPM). Media penyimpanan jenis ini digunakan untuk menunjang komputer IBM 650 sekitar 10.000 karakter dari memori utama.



7. Disket
 

Disket ini diperkenalkan pertama kali pada tahun 1969. Saat itu media ini hanya bisa membaca saja atau istilahnya adalah read only. Maksudnya adalah, ketika data tersimpan, data tidak lagi bisa dimodifikasi ataupun dihapus dari dalam Floppy Disk ini. Ukuran media ini hanya sektar 8 inch dan hanya dapat menyimpan data sekitar 80 Kb.

Empat tahun kemudian, Floppy Disk yang sama muncul dan dapat menyimpan data sebanyak 256 Kb. Perkembangan selanjutnya terjadi pada tahun 1990, lahir sebuah disk dengan ukuran 3 inch yang dapat menyimpan data sekitar 250 Mb atau biasa disebut Zip Disk.


Cara kerja dan konstruksi Disket.
Disket dimasukkan ke Floppy Disk Drive, yaitu alat untuk menahan, memutar, membaca dan menulis data ke Disket. “Baca” berarti data di media penyimpan sekunder diubah ke dalam bentuk sinyal elektronik dan salinan data tersebut dikirimkan ke memory computer (RAM). Sedangkan “tulis” berarti salinan informasi elektronik hasil pemrosesan komputer ditransfer ke penyimpan sekunder.

Pengunci baca :

Disket memiliki pengunci baca agar disket tidak bisa ditulisi. Dengan kata lain, data di dalam Disket bisa terlindung. Caranya : gunakan jari jempol atau ujung pena untuk memindahkan pengunci baca ke arah bawah (tampak belakang), sehingga lubang kotaknya terbuka.

Track, Sektor, dan Cluster

Pada Disket, data disimpan dalam arah memusat yang dinamakan track. Berbeda dari gramofon, track-track di Disket tidak mempunyai alur atau lingkaran tunggal. Track di Disket membentuk lingkaran-lingkaran terpusat. Ketika sebuah disk diformat, lokasi penyimpan terbagi menjadi sektor-sektor arah tertentu sehingga track-track di Disket terbagi dalam beberapa busur yang dinamakan sektor.

Saat data dari komputer disimpan ke Disket, data kemudian disebarkan ke track-track dan sektor. Oleh sebab itu, perangkat lunak sistem menggunakan titik irisan sektor dan track sebagai penunjuk lokasi data. Unit terkecil ruang disk sebagai tempat penyimpan data dinamakan cluster. Cluster adalah sekumpulan sector pada alat penyimpan. Istilah Track, Sektor, dan Cluster juga dipakai di Hardisk.

Head baca/tulis

Ketika disket dimasukkan ke slot (drive gate atau drive door) pada bagian depan floppy drive, Disket ditempatkan di atas kumparan mekanisme drive. Head baca/tulis digunakan untuk mentransfer data antara komputer dan Disket. Saat Disket berputar di dalam plastik pembungkus, head baca/tulis bergerak maju mundur melalui area akses data di Disket. Dan saat Disket tidak berada di drive, penutupnya yang terbuat dari logam atau plastik berfungsi untuk menutupi area
akses data tersebut. Lampu akses akan menyala ketika disket sedang bekerja. Selesai memakai disket, Anda bisa mengambilnya dengan cara menekan tombol keluar di samping drive.



8.Zip Disk
Zip Disk adalah contoh alternatif penyimpan adalah floppy disk cartridge/disket yang berkapasitas lebih besar. Diproduksi oleh Iomega Corp., Zip Disk adalah disk berlapis magnetic berkualitas tinggi yang memiliki kapasitas sebesar 100, 250 bahkan 750 Megabyte. Untuk ukuran 100 Megabyte saja, kapasitasnya telah melampaui 70 kali kapasitas disket biasa.

Zip Disk memerlukan Zip Disk Drive tersendiri, meskipun telah tersedia pula Drive Zip External (biasanya versi USB). Zip Disk dimanfaatkan untuk menyimpan file spreadsheet, file database, file gambar, file presentasi multimedia, dan file-file situs web yang berukuran besar.



9. Hard Drive
Pada tanggal 13 september 1956, computer IBM 305 RAMA dalam kondisi tidak terselubingi. Komputer tidak mengalami perubahan sejak dapat menyimpan data sekitar 4.4 Mb (kira - kira, besar jumlah penyimpanan ini setara dengan 5 milyar karakter). Pada saat itu, hal ini sudah menjadi hal yang sangat menakjubkan. Data tersimpan dalam 50 buah magnetic disk yang berukuran 24 inch, dan inilah Hard Drive pertama di dunia. Lebih dari 1000 sistim dibangun dan diproduksi pada akhir tahun 1961.



10. Hard Disk
 
Hard drive pertama yang berkapasitas 500 Gb adalah Hitachi Dekstar 7K yang jika dibandingkan dengan hard drive pertama adalah 1 Hard Drive Hitachi ini setara dengan 120.000 Hard Drive pertama di dunia dari IBM 305 RAMA. Hal ini cenderung tiap tahun kita dapat memperoleh drive yang dapat menyimpan data secara cepat dengan harga yang relatif lebih murah.

Hard Disk adalah non-volatile storage device yang menyimpan data secara electronik dengan kapasitas besar (High-capacity storage) yang dikodekan secara digital pada piring-piring yang berputar cepat dengan permukaan magnetic dan berisi beberapa plat yang keras,dan bundar serta komponen yang menyertai berada dalam wadah yang kedap udara, dan tersegel untuk keamanan.


Cara kerja Hard Disk

Hard Disk akan merekam data dalam putaran konsentris yang biasa disebut dengan track. Dalam sebuah track ini masih ada pembagian lagi yang disebut dengan sektor. Masing-masing track dalam sebuah disk bisa diibaratkan sebuah buku tempat anda menyimpan tulisan yang tertata rapi dalam sebuah disk. Kalau sistem operasi membutuhkan file yang terletak dalam track dan sektor tertentu maka permintaan tersebut akan diteruskan lewat lengan pengendali head ke posisi track dan sektor tertentu dimana data disimpan.

Saat sistem operasi mengirim data ke Hard Disk untuk disimpan maka drive pada Hard Disk akan terlebih dahulu melakukan perhitungan data dengan rumus matematis yang kompleks untuk menambahkan hitungan bit pada sebuah data. Dengan konversi ini maka data bisa disimpan dengan lebih efisien. Selain itu ketika nanti data tersebut dibutuhkan kembali tambahan bit tersebut mampu mendeteksi dan mengkoreksi kesalahan acak karena variasi dari ruangan magnetis yang lebar. Selanjutnya head akan digerakkan menuju track tertentu di atas disk untuk melakukan baca dan tulis.

Waktu yang dibutuhkan untuk memindahkan head dari satu track ke track yang lain inilah yang disebut dengan seek time. Setelah berada pada track yang benar head akan menunggu sampai berada pada sector tertentu untuk membaca dan menulis data. Untuk menulis data head akan menunggu sampai berada pada sektor yang belum terisi sementara saat membaca head akan menunggu sampai berada pada sektor dimana data disimpan.

Waktu yang dibutuhkan untuk menunggu berada pada sektor yg tepat ini sering disebut sebagai latency. Semakin kecil nilai seek time dan latency maka akan semakin tinggi kinerja sebuah hard disk. Saat head berada pada sektor yang tepat untuk menuliskan data maka sebuah pulsa elektronik akan disalurkan lewat head menuju piringan. Pulsa elektronik tersebut menghasilkan tempat tertentu diatas disk untuk menyimpan data.



11. Laser Disk
 

Tahun 1958, Laser Disk ditemukan tetapi tidak sampai tahun 1972 untuk pertama kalinya video disk didemonstrasikan kepada publik. Enam tahun kemudian, sekitar tahun 1978, media ini telah tersedia di pasaran. Hal yang tidak mungkin manusia simpan pada tahun sebelumnya dapat di simpan di media penyimpanan yang disebut Laser Disk ini. Kualitas gambar pada video pun lebih signifikan perubahannya dan lebih tinggi dibandingkan dengan VHS.



12. Compact Disk
 
Setelah ditemukannya Laser Disk, media penyimpanan mengalami revolusi bentuk besar yaitu perubahan dari media yang berbentuk sudut, seperti kubus, balok, maupun pita, menjadi lingkaran atau yang lebih sering disebut Disk. Perkembangan lebih lanjut dari Laser Disk adalah Compact Disk. Media penyimpanan ini muncul pada tahun 1979 hasil kerja sama Philips dengan Sony. Ukuran Compact Disk ini lebih kecil dibandingkan Laser Disk. Penjualan Compact Disk ini pun mulai meledak di pasaran pada tahun 1982.


Cara kerja CD

CD pada umumnya menggunakan pit (bump) mikroskopis untuk menyimpan data. Permukaan CD berupa cermin dan bump penghalang cermin permukaan sempurna. Laser pembaca CD dapat mendeteksi perbedaan antara cermin sempurna dan tak sempurna yang disebabkan oleh adanya perbedaan reflektivitas bump. Dengan menterjemahkan cermin sempurna sebagai 1 dan bump sebagai 0, ini mudah untuk menyimpan informasi digital pada CD. Bump pada CD dibentuk ke dalam plastic ketika dipabrikasi sehingga permanen. untuk menciptakan CD yang dapat ditulis (CD-R), diperlukan modifikasi permukaan CD sehingga data dapat di burn ke dalamnya. Tidak ada bump pada CD-R.

Suatu lapisan dye jernih meliputi cermin CD. Laser tulis memanaskan hingga lapisan dye cukup dibuat buram, sehingga memberikan reflektivitas yang berbeda. Untuk membuat CD yang dapat ditulis kembali (CD-RW), diperlukan lapisan yang dapat diubah-ubah transparan dan buram. Bahan bersifat dapat diubah transparan tegantung pada suhu. Dipanaskan pada suatu temperature, bahan didinginkan pada keadaan transparan, dipanaskan ke temperature yang berbeda, didinginkan keadaan buram. Dengan mengubah tenaga (temperature) laser penulisan, data pada CD dapat diubah atau ditulis kembali. CD-R dapat dibaca dengan CD player manapun. Disc CD-RW tidak demikian serbaguna sehingga player tua tidak bisa membacanya.

CD player melewatkan berkas laser di atas track. Pada saat laser dilewatkan di atas area track, berkas dipantulkan secara langsung pada sensor optic pada susunan laser. CD player menterjemahkan sebagai 1. Pada saat dilewatkan di atas bump, cahaya dipantulkan menjauhi sensor optic, CD player menandai sebagai Bump disusun dalam jalur spiral, dimulai dari tengah

disc. CD player memutar disc, sementara susunan laser bergerak mengarah keluar dari tengah CD. Pada kecepatan kerjanya, bump bergerak melewati titik- titik luar CD lebih cepat dari pada gerakan melewati titik-titik didekat tengah CD. Untuk menjaga gerakan bump melewati laser pada tingkat kecepatan tetap, kecepatan player pada disc harus melambat seperti gerakan susunan laser keluar dari titik tengah CD.
*Share jika berkenan
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Macam Macam Media Penyimpanan Data Komputer Dari Masa ke Masa Rating: 5 Reviewed By: Unknown